Thursday, February 28, 2008

Jangan Pelorot Celana Anak Saya

Satu kali peringatan dari sekolah ternyata belum juga membuat anak saya yang paling bontot, saat ini masih duduk di kelas TK nol besar, menjadi jera.

Pulang dari sekolah pukul 4 sore, anak saya bungsu ini berlari sambil mewek alias menangis. Ketika ditanya ”mengapa menangis?” oleh ibu-nya, dia mengatakan bahwa behavior card untuk hari itu memperoleh warna kuning. [Sekolah mengeluarkan laporan siswa setiap hari tentang behavior siswa selama di sekolah melalui representative warna. Hijau berarti good, kuning artinya warning, merah indikasi dari alert, dan seterusnya].

Dengan warna kuning pada behavior card hari itu, anak bontot saya sudah kalang kabut. Bukan disebabkan karena warnanya dia menjadi kalang kabut, tetapi dia sudah paham sekali bahwa dua jam lagi (pukul 6), ayahnya akan pulang dari kantor. Akan menjadi bencana besar bagi dirinya kalau tidak bisa menjawab pertanyaan selidik dari ayahnya. Dia berpikir keras untuk mencari argumentasi yang make sense untuk meredam amarah ayahnya yang sudah pasti pertanyaan pertamanya adalah ”How could that happen?”

Monday, January 28, 2008

Ketika Saya Harus Memilih

Saya mempercayai salah satu tolok ukur keberhasilan sebuah usaha dapat dilihat dari hasil akhirnya. Untuk itu, menjadikan sebuah usaha yang berakhir ”Khusnul Khotimah” adalah sebuah kewajiban dan sangat penting bagi kita semua. Namun demikian, (meskipun hasil akhir adalah hal yang penting), kita tidak boleh mengabaikan proses bagaimana menuju pencapaian Khusnul Khotimah tadi. Sangat disayangkan jika prinsip yang dipakai adalah “Pokoknya khan Khusnul Khotimah. Caranya bagaimana, itu bukan masalah”. Jadi kalau dilihat lebih dalam lagi, proses perjalanan menuju tujuan Khusnul Khotimah tadi harus dipastikan “bersih” terlebih dulu dan dijaga agar tidak tercoreng dari noda atau tingkah polah yang tidak semestinya. Iya apa iya? :-)

Tulisan ini saya munculkan sebagai sharing view dimana saya akan me-refleksikan-nya dengan posisi berdiri saya. Dimanapun posisi berdiri sampeyan saat ini, tidak akan mengubah hubungan yang sudah terjalin dengan baik selama ini antara anda dan saya. Paling tidak, dengan tulisan ini anda mendengar dari “mulut” saya sendiri mengapa saya harus memilih jalan ini (bukan dari katanya orang lain).


 

Saturday, January 26, 2008

Bad Day(s)....?

Where is the moment we needed the most
You kick up the leaves and
the magic is lost
They tell me your blue skies fade to gray
They tell me your passion's gone away
And I don't need no carryin' on

You stand in the line just to hit a new low
You're faking a smile with the coffee you go
You tell me your life's been way off line
You're falling to pieces every time
And I don't need no carryin' on

Cause you had a bad day
You're taking one down
You sing a sad song just to turn it around
You say you don't know

You tell me don't lie
You work on a smile and you go for a ride
You had a bad day
The camera don't lie

You're coming back down and
you really don't mind
You had a bad day
Oh, you had a bad day

Will you need a blue sky holiday?
The point is they laugh at what you say
And I don't need no carryin' on
(Oooh.. Holiday..)

Sometimes the system goes on a blink
And the whole thing it turns out wrong
You might not make it back and you know
That you could be well oh that strong

And I'm not wrong